Kebutuhan Akses Konektivitas Merata Antar Desa, Tabang Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

img

(Camat Tabang Rakhmadani Hidayat / pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Infrastruktur yang baik bukan sekadar membuka akses fisik antar wilayah, tetapi juga membuka peluang bagi berkembangnya berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai prioritas utama.

Camat Tabang Rakhmadani Hidayat meyakini bahwa keberadaan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai akan menjadi fondasi utama bagi kemajuan desa.

Menurutnya juga, dengan jalur transportasi yang lancar, distribusi logistik menjadi lebih efisien, layanan pendidikan dan kesehatan lebih mudah dijangkau, serta aktivitas ekonomi lokal dapat tumbuh lebih cepat.

“Jika akses jalan dan jembatan belum tersedia secara merata, maka pembangunan di tingkat desa tidak akan bisa berjalan secara optimal,” ujarnya Rabu (11/062025) 

Ia mengatakan pembangunan jalan dan jembatan bukan hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga merupakan kunci utama untuk mengakhiri keterisolasian desa-desa terpencil serta memperlancar pergerakan masyarakat dan distribusi barang.

Rakhmadani menjelaskan bahwa selama ini arah pembangunan di Kecamatan Tabang telah diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Namun, hingga saat ini diakuinya hingga saat ini  masih ada beberapa akses antar desa dikecamatan Tabang yang belum bisa dijangkau kendaraan besar seperti mobil roda empat maupun truk roda enam, karena infrastruktur jalan dan jembatan yang belum memadai.

Ia mencontohkan, meski ada beberapa desa yang telah memiliki akses terbuka, namun keterbatasan infrastruktur tetap menjadi hambatan utama dalam kelancaran logistik serta pelayanan dasar kepada masyarakat.

 “Distribusi logistik menjadi sulit, dan ini tentu berdampak langsung pada pelayanan pemerintah kepada warga,” katanya.

Dirinya menyebutkan beberapa jalur prioritas yang menjadi fokus pembangunan kecamatan Tabang antara lain adalah rute penghubung dari Desa Umaq Bekuai ke Desa Bila Talang, serta jalur dari Umaq Tukung menuju Desa Tabang Lama.

Ia menjelaskan kedua rute tersebut membutuhkan pembangunan jembatan dengan panjang bentangan sekitar 75 meter.

Selain itu, ia juga mengungkapkan jalur dari Desa Sidomulyo ke Umaq Bekuai juga dinilai sangat penting untuk diperbaiki, karena membutuhkan jembatan yang lebih panjang, yaitu sekitar 120 meter, guna memastikan kelancaran transportasi antar desa.

Atas kondisi tersebut, diakuinya pihak kecamatan telah secara aktif mengajukan proposal pembangunan infrastruktur kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dirinya juga berharap agar alokasi kebutuhan infrastuktur diwilayahnya tersebut dalam waktu dekat dapat segera terealisasi.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan dan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah. Mudah-mudahan anggarannya tersedia dan pembangunan bisa segera dimulai,” tuturnya.

Lebih lanjut, Camat Tabang tersebut juga mengaku bahwa tersedianya akses jalan dan jembatan yang layak akan memberikan dampak luas terhadap peningkatan kualitas hidup warga di desa-desa kecamatan Tabang.

“Pastinya ketika akses transportasi baik, sektor-sektor lain seperti pendidikan, ekonomi, dan kesehatan akan ikut mengalami peningkatan,” pungkasnya (Adv/Tan)